Di rumah yang mungil, kita harus pintar-pintar mengolah ruang. Dua kebutuhan yang berkaitan bisa diintegrasikan dalam satu area, seperti dapur dengan meja makan.

“Di rumah kecil sebaiknya segala sesuatu didesain fungsional dan praktis,” kata Tussy, seorang desainer interior di Jakarta.

Untuk menghemat ruang dan mengintegrasikan dua fungsi yang terkait.

Di dapur perbanyak rak dan laci untuk penyimpanan. Pergunakan bahan yang mudah dibersihkan pada perabot kitchen set. Contohnya, material high pressure laminated (HPL) yang tahan lama dan anti air. Untuk bagian meja kerja (work table), tempat memotong, dan mempersiapkan bahan masakan, sebaiknya gunakan lapisan keramik, marmer, atau granit yang berpermukaan licin dan tidak berpori.

“Pakai warna yang punya tone terang seperti oranye dan putih. Bisa dikombinasikan dengan warna solid. Untuk dapur kecil pemakaian warna gelap dan tekstur serat kayu dihindarkan atau hanya dipakai sedikit untuk aksen,” jelas Tussy.

Ketika ingin menyatukan meja makan dengan area makan, selaraskan pemakaian warna di ruang makan dengan di dapur. Material perabot meja makan bisa menggunakan kayu solid atau logam yang dikombinasikan dengan kaca.

“Model yang dipakai simpel saja, tidak perlu yang berukir,” sarannya. Jika memakai kursi dengan bantalan dudukan, sebaiknya pilih kain penutup dengan motif geometris atau bunga-bunga berukuran kecil. Begitu pula kalau ada elemen jendela dengan tirai penutup di ruangan, bisa dibuat seragam atau dibuat kombinasi yang senada. Berikut beberapa contoh desain dapur dan ruang makan yang menjadi satu dalam rumah mungil sebagai inspirasi.

Lokasi : CitraGran Cibubur CBD, Kota Bekasi, Jawa Barat | Pemakaian warna krem senada pada gorden jendela dan kitchen set dikombinasikan dengan kursi makan bermotif sebagai aksen.

Sumber : https://housingestate.id/


Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/thetam8/public_html/wp-includes/functions.php on line 4221