Fasilitasi anak-anak di rumah dengan ruang yang ramah bagi perkembangan dirinya.

Setiap kamar tidur butuh perabot yang sama, yaitu tempat tidur, lemari pakaian dan meja belajar atau meja rias. Hanya di kamar remaja, kita perlu menambahkan perabot untuk mendukung hobi anak seperti bermain musik, menyanyi, olah raga atau membaca buku. “Kamar remaja memerlukan perabot yang dapat mendukung kegiatan sekolah dan hobinya,” kata Ririn Basuki, Public Relations IKEA Indonesia, gerai furnitur dan perabot rumah tangga asal Swedia yang kerap menampilkan mock up desain berbagai ruang di rumah dalam berbagai ukuran.

Inspirasi serunya kamar cowok

Pernak-pernik pendukung hobi sebagai dekorasi kamar bisa menjadi pembeda antara kamar remaja laki-laki dan remaja perempuan. Sprei dan selimut misalnya, dapat dipilih yang bermotif maskulin atau gambar-gambar atraktif khas anak laki-laki. Pemilihan warna dapat disesuaikan dengan selera anak. Namun, kamar remaja laki-laki cenderung menggunakan warna yang berkesan gelap seperti biru sampai hitam. Untuk membuat suasana lebih terlihat nyaman, dapat ditambahkan pencahayaan yang mendukung kegiatan belajar di kamar. Seperti apa sih tema yang bisa dikembangkan di kamar remaja cowok? Berikut ini beberapa contohnya yang dijamin seru!

Hangout. Remaja menyukai berkumpul dengan teman-temannya. Rancang kamar sebagai markas untuk bermain bersama dengan tambahan area duduk yang nyaman dan fasilitas elektronik. Kondisikan dengan dekorasi bernuansa digital seperti tampak pada rak kain dinding dan lembaran karpet yang bermotif angka-angka. Nuansa warna putih, abu-abu dan hitam menonjolkan sisi maskulin dan modern.

Sporty Blue. Memanfaatkan area bawah atap (loteng) untuk kamar bisa sangat menarik bagi remaja laki-laki. Pertimbangkan pemilihan perabot yang rendah untuk kemudahan mobilisasi karena ruang gerak di ruangan lebih terbatas, seperti terlihat di kamar ini yang menggunakan ranjang bertingkat dari besi yang pendek. Gradasi warna biru sejuk yang menggambarkan langit malam hari dipilih untuk mendukung kegemaran anak pada olah raga skate board. Dinding dihiasi mural bergambar siluet orang bergaya di atas skate board dan karpet hitam bermotif tapak kaki di atas jalan aspal yang mengesankan suasana ruang luar.

Antariksa. Mengarungi antariksa bisa menjadi salah satu obsesi remaja laki-laki. Sapuan warna hitam yang melingkupi dinding, ranjang, dan meja belajar dihadirkan untuk mewujudkan suasana angkasa yang gelap. Karpet berbentuk lingkaran menyerupai kompas penunjuk arah, menjadi aksen di lantai. Tampak senada dengan seprai berwarna putih bergambar timer penunjuk waktu.

Panggung Musik. Salurkan hobi remaja laki-laki untuk bernyanyi dan bermain musik di kamarnya. Gelar karpet dan letakkan standing mic di area tengah. Bersiaplah menikmati panggung musik mini di dalam kamar. Lengkapi tema musik dengan aneka bantal seperti koleksi IKEA Thorine yang berbentuk gitar, serta seprai bermotif alatalat musik.

Tips

Pertimbangkan selalu untuk melengkapi perabot yang awet dipakai hingga remaja beranjak dewasa. Misalnya, ranjang dipilih yang ukuran panjangnya bisa dimodifikasi sesuai dengan perkembangan anak. Jangan ketinggalan memberi solusi penyimpanan di kamar yang dapat menampung semua jenis perlengkapan si anak, sehingga barang tidak tercecer dan kamar terlihat rapi. Sediakan lemari yang cukup besar dan laci-laci penyimpanan. Selain itu perlu juga memaksimalkan ruang di dinding untuk menghemat ruang dengan menggunakan rak dinding yang dapat dipakai untuk memajang barang-barang favorit si anak.

 

Sumber : http://www.housing-estate.com

Share This

Share this post with your friends!