PASURUAN-Pasar properti kelas premium masih menjadi andalan The Taman Dayu. Sebab itu hunian bernuansa vila milik Ciputra Group ini tahun rencana merilis beberapa cluster premium dengan harga di atas Rp 1,5 miliar. Menurut Irawati Erwanto, marketing manager The Taman Dayu, hingga saat ini kebutuhan hunian kelas premium masih tinggi. Terbukti tahun lalu, penjualan The Taman Dayu, sekitar 80 persen didominasi kelas premium. “Segmen yang pas masih memang dilevel premium. Sebab, yang beli di sini umumnya dihuni saat weekend saja. Sementara yang dihuni setiap hari kebanyakan ada di Surabaya atau Sidoarjo,” ujar Irawati kemarin disela pameran di Ciputra World.

Untuk itu, dalam waktu dekat pihaknya akan kembali merilis cluster terbaru, Cypress Point Hill. Lokasinya cukup bagus dengan view yang indah. Sebab Cypress Point berada di ketinggian 540 dpl dan satu cluster dengan Sagamore Hills yang sudah sold out. Cypress Point Hill disiapkan terbatas hanya 17 unit saja. Harganya mulai Rp 2,7 – Rp 3,5 miliar. Harga tersebut lebih tinggi dari de Mansion yang baru dirilis dengan harga Rp 1,6 miliar. Saat ini de Mansion yang berada di bawah area wisata alam, The Pines, sudah terjual 50 persen. Harganya juga sudah naik sekitar 2,5 persen.

Diharapkan bulan ini de Mansion juga akan sold out. Cypress Point Hill akan menjadi pilihan menarik bagi enduser maupun investor. Selain bisa dihuni sendiri, juga bisa disewakan dengan harga sewa yang mahal. Terlebih lagi, perkembangan industri asing atau PMA di sekitar The Taman Dayu semakin pesat sehingga banyak WNA yang tinggal di Taman Dayu terutama dari Taiwan, Korea dan Jepang. Saat ini sekitar 10 persen yang tinggal di The Taman Dayu adalah WNA. “Rencana akhir Maret nanti soft launch. Kami optimis Cypress Point Hill juga akan direspons baik. Selain lokasinya bagus, saat ini pasar properti juga lebih baik dibanding tahun lalu,” tambah penyuka travelling ini. 

Dia juga menyambut baik rencana pemerintah yang akan menurunkan suku bunga kredit perbankan. Meskipun saat ini pembelian di The Taman Dayu didominasi lewat inhouse (70 persen) dan sisanya 30 persen lewat KPR, namun penurunan bunga tersebut akan berimbas positif terhadap pasar property. Sebab itu, pihaknya berencana menyiapkan beberapa produk baru lagi selain Cypress Point Hills.

“Akses ke sini juga semakin mudah sebab sekarang sudah ada jalan tol. Hal ini membuat investasi di Taman Dayu semakin menarik. Sebab harganya terus naik signifikan setiap tahun,” tandas Irawati. (fix/no)

Berita dikutip dari Harian Radar Surabaya http://www.radarsby.com/radarsurabaya%20pdf/12.pdf

#SH2KEREN